Recent Blog Entries

  • Pastikan kunjungan Sobat Kelana ke Danau Toba untuk menginap di Desa Wisata Tuktuk Siadong, sebuah tempat indah di sebuah tanjung kecil di Pulau Samosir. Di sini Sobat dapat menikmati suasana menawan panorama pinggir danau dimana telah banyak wisatawan tersihir daya pukaunya. Sumber : Pariwisata ...
  • Sobat Kelana yang berencana mendaki Kawah Ijen, sekalian masukan Kawah Wurung dalam rencana perjalanan Sobat. Kenapa tidak ? Ibaratnya kepalang tanggung, sudah sampai di Kawah Ijen, kenapa tidak sekalian mampir ke Kawah Wurung yang jaraknya hanya 9,8 km dari Paltuding. Sayang kalau sampai melewatkan...
  • Dari Penelokan, kemegahan alam berupa lanskap Gunung Batur beserta kalderanya yang disebut-sebut sebagai salah satu kaldera terindah di dunia tersaji di depan mata. Belum lagi ditambah keindahan Danau Batur yang memang memesona dengan beningnya air danau berbentuk serupa bulan sabit. Danau yang meru...
  • Taman Nasional Kepulauan Togean merupakan sebuah taman nasional dengan 2 area ekosistem berupa lautan seluas 292.000  hektar dan datarannya 70.000  hektar.  Di sini tersimpan kekayaan terumbu karang dan biota laut yang langka dan terlindungi. Itu belum cukup karena tempat ini pula men...
Lihat semua

Mengunjungi Api Biru Alami di Gunung Ijen

  • Sobat Kelana, Banyuwangi Tourism telah menjadi perbincangan hangat saat ini. Nah, Mamang Kelana akan mengulas salah satu andalan dari Banyuwangi Tourism ini, yaitu Danau Kawah Asam terbesar didunia dengan kedalaman hingga 200 meter seluas 5.466 hektare, atau yang kita kenal dengan nama Kawah Ijen. Simak yuk Sobat ulasannya!

    Sumber : Sambinar

     

     

     

     

     

    Eksotisnya Kawah Ijen

     

    Fenomena Api Biru atau Blue Fire menjadi salah satu daya tarik utama keindahan Kawah Ijen. Pijar api biru yang muncul pada malam hari dari dasar kawah merupakan fenomena alam yang muncul akibat dari sublimasi gas belerang hingga suhu 200 derajat lebih. Tidak heran mengapa fenomena ini disebut mendunia karena kemunculannya merupakan Blue Fire yang hanya ada dua didunia. Ketika mentari pagi bersinar, Sobat Kelana dapat menyaksikan pemandangan alam yang sangat eksotis. Kawah dengan zat asam terbesar didunia, guratan alam yang terbentuk di sekeliling tebing kawah. Kegiatan para penambang belerang dan para pendaki berpadu menjadi pemandangan yang eksotis. 

     

    Sobat, Kawah Ijen memiliki fenomena alam yaitu api biru. Fenomena ini hanya ada dua didunia di Kawah Ijen dan di Dallol Volcano, Danakil Depression, Ethiophia, hanya saja di Ethiophia tidak setiap saat seperti halnya di Kawah Ijen. Fenomena alam ini muncul saat malam hari. Hal ini muncul akibat gas belerang yang keluar dari pipa gas. Saat mentari bersinar, Kawah berwarna hijau akan terlihat keindahannya. Kawah berwarna hijau tosca memiliki kandungan zat asam terbesar didunia dan memiliki kedalaman hingga 200 meter.

     

    Sumber : gnfi.com

     

     

     

     

     

    Ada Apa Saja di Ijen ?

     

    Selain keindahan alam, Sobat akan menemui para penambang belerang hilir mudik. Keranjang angkut dan troli akan penuh dengan bongkahan belerang. Tahukah Sobat Kelana, mereka yang menggunakan keranjang dengan cara dipanggul, bisa membawa belerang mencapai 80 - 100 kg. Biasanya penambang akan mengambil belerang dibibir kawah, membawa ke puncak dan berpindah ke troli untuk di bawa turun ke penambungan. Nantinya belerang akan dijual Rp. 1000 per kg ke pabrik untuk di olah menjadi barang setengah jadi. 

     

    Sumber : Emrekorkmazxl

     

     

     

     

    Akses Menuju Kawah Ijen

     

    Untuk Sobat Kelana yang tertarik ke Kawah Ijen, Kawah ini dapat ditempuh 45 - 1 jam perjalanan dari pusat kota Banyuwangi menuju pos pemberhentian terakhir "PALTUDUNG". Darisini pendakian dimulai dengan melewati jalan setapak dengan kemiringan bervariasi. Dari pos paltuding menuju puncak, perjalanan ditempuh sejauh 3 km dengan estimasi waktu tempuh 1 - 3 jam perjalanan. Sebelumnya Sobat Kelana dapat membeli tiket terlebih dahulu di Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam (PHPA) Gunung Merapi dan Ijen yang di buka pukul 01.00 dini hari hingga pukul 09.00 pagi.

     

    Ayo Sobat, tunggu apalagi ? Kunjungi segera Kawah Asam terbesar didunia ini !

     

    Sumber : Febry Geulis

     

     

    Sumber Artikel : https://banyuwangitourism.com/Detail_destination/destination_detail/433d35b17c128836a7e1d96277fd70c7